Pages

Senin, 20 Agustus 2012

Keber-arti-an

Bismillaah

Apa arti orang lain bagi kehidupan kita? Berartikah mereka bagi kehidupan kita?

1 syawal keluarga kami kerap berkumpul bersama sanak saudara. Kami bisa bertemu dengan mereka yang lama tak jumpa. Berkumpul bersama seperti ini sungguh jarang bisa dilakukan. Selain karena kesibukan, juga mungkin jarak pula memisahkan.
1 syawal 1433 H 20:24
Bersyukur sekali Allah berikan kesehatan kepada semuanya sehingga hari ini bisa bertemu mereka kembali. Ku rasakan ini sungguh nikmat yang besar. Anggota keluarga yang masih Allah perkenankan sama jumlahnya dengan tahun sebelumnya. Ku rasakan betapa berartinya mereka. Ku rasakan betapa berartinya orang lain.
Apa arti orang lain bagi kehidupan kita?

 Jikalau salah satu saja tidak hadir, pasti akan terasa ada yang kurang. Berbeda. Kiranya demikian. Yaa, ku pikir keberartian seseorang akan begitu terasa ketika kita merasakan kehilangan dirinya. Saat kehilangan, akan terasa betapa berartinya dia bagi kita.
Sahabat, kurasakan semua orang adalah berarti bagi diri kita. Sungguh tak dapat kubayangkan jikalau aku kehilangan orang yang kukenal, betapa kurasakan kesedihan. Betapa kurasakan berartinya dia bagiku.
Terbersit dalam pikirku, memanfaatkan waktu yang ada untuk berbuat baik kepada orang lain adalah perlu. Agar tak meyesal nantinya.

Yaa Allah! Sesungguhnya aku memohon kepadaMu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu ampunan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku….” [Abu dawud dan Ibnu majah] {dari hishnul muslim}

tetapi, ingatlah wahai diriku..
cinta pada makhluk jangan sampai melebihi cinta pada Allah dan RosulNya.

Bahkan seseorang akan terkena ancaman Allah jika bentuk cintanya yang bersifat tabiat mengalahkan kecintaannya kepada Allah dan rasul-Nya sebagaimana firman Allah (yang artinya): “Katakanlah! Apakah orang tuamu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu dan juga harta-harta yang kamu usahakan serta perdagangan yang kamu takut rugi dan rumah-rumah yg kamu sukai lebih engkau cintai dari Allah dan rasul-Nya dan juga jihad di jalan Allah. Maka tunggulah! Hingga Allah memberi keputusan-Nya. Allah tidaklah memberi hidayah kepada orang-orang yang berbuat fasik” (QS. At-Taubah: 24)
sumber :
cinta, harap, dan takut

yaa Robb, hanyalah padaMu tempat kami berlindung.. 

Tidak ada komentar: