Pages

Rabu, 19 Desember 2012

Derita copy paste

Bismillah 

Selalu ingin menulis ketika bertumpuk tugas, selalu saja. Haha. Entah.. semoga tulisan ini bisa memotivasi teman – teman untuk tidak begitu mudahnya melakukan coppas, khususnya bagiku..

Copy paste atau biasa kita singkat dengan coppas, adalah kata - kata yang mungkin tidaklah asing didengar bagi pelajar. Coppas adalah tindakan untuk melakukan duplikat terhadap karya seseorang tanpa merubahnya sedikitpun. Itu pikirku. Sejenis mencontek? Ya, kira – kira demikian jika tidak disertai daftar rujukan. Tidak jujur? Ya, kira – kira demikian pula T_T. Semua pelajar apakah pernah melakukan demikian? Tidak, tidak semua. Mungkin hanya sedikit saja yang pernah melakukannya. Mudah – mudahan demikian. Bagaimana denganku? 

Membuka aib sendiri? Semoga bukan. Aku hanya ingin sharing terkait copy paste. aku mendapatkan peringatan untuk tidak asal – asalan dalam melakukan tindakan coppas

~~~


Tak dapat dipungkiri, aku terkena virus coppas. akupun melakukannya. apalagi jaman sekarang yang sungguh mudah untuk melakukan coppas. tinggal ctrl c, dan paste. Hmm, jadilah satu paragraph,sungguh cepat. Tetapi, bagaimana kau mempertanggungjawabkannya?

Nah, ini dia. Ini dia yang sulit. Mempertanggungjawabkan tulisan. Apakah aku memahami hasil copy paste itu? Jika aku memahaminya, itu lebih baik. Namun, jika tidak. Ini yang parah. Ada dua kejadian yang membuatku tidak ingin coppas lagi.

Laporan PKL yang membuatku menyesal untuk melakukan copy paste. ada beberapa di bab pembahasan yang aku coppas dari kakak tingkat. Hanya mengubah angkanya saja. Oke, siips pikirku. Beberapa minggu kemudian, Allah mengizinkan aku untuk seminar di pagi itu. Tibalah saat dosen pembimbing mulai melakukan aksinya. Melontarkan pertanyaan – pertanyaan bak pedang. Jleb jleb jleb, serasa dibantai bertubi – tubi dengan pedang – pedang pertanyaan. Dan parahnya beberapa pertanyaan yang ditanyakan adalah paragraf hasil coppasku, yang mana aku sama sekali tak paham. Ahirnya, aku menyerah. Hanya tersenyum hambar. Mengiris hati.

Kejadian kedua juga masih terkait laporan PKL. Aku mengcopy bagian lembar pengesahan  hingga daftar isi milik seorang kawan. Entah kenapa, bagian-bagian ini sungguh ribet pikirku. Lebih baik coppas tinggal ganti halaman, hanya itu yang terpikir olehku. Aku sudah menjilidnya. Lega. Akhirnya 80% selesai. Tetapi… tanpa diduga,kawanku tiba-tiba memberikan kabar padaku bahwa nip ketua jurusan salah. Apaaaa??!! Shocked.

Yaa Allah aku jadi menyesal melakukan coppas. Jadi, terpikirkan olehku bahwa menulis butuh ilmu, yang mana ia harus dicari dari sumbernya. Agar bisa dipertanggungjawabkan. Kiranya ini menjadi pelajaran bagiku untuk tidak mudah melakukan coppas. Tidak asal melakukan coppas! Beginilah jadinya jika asal-asalan melakukan coppas. Derita coppas T_T. 

Oleh sebab itu kawan,jangan mudah melakukan copy paste.

Benar - benar peringatan bagiku. Robbigh firly..

Tidak ada komentar: