Pages

Senin, 19 November 2012

Rokok


Sumber gambar : ini
Just sharing. Tulisan ini semoga bisa bermanfaat.

Wahai kawan, ketahuilah asap rokok sungguh mengganggu. Baunya membuat sesak. Asap berwarna abu – abu itu pun berbahaya. Berbahaya bagi orang di sekitarmu. Pun bagi kesehatanmu sendiri. Bukankah di bagian belakang kemasan rokok tertulis jelas bahwa merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, dll. Tak ngerikah dengan penyakit penyakit itu? Orang yang sehat pastilah akan menghindari hal – hal yang bisa menyebabkannya penyakit tersebut.

Dari segi ekonomi. Harga rokokpun tak murah kawan. Dalam 1 bulan berapa rupiah telah kau bakar? Coba kita hitung.  Jika 1 batang rokok harganya 500 rupiah,Sehari dibakar 5 rokok, jadilah sehari kau bakar uang 2500. 1 bulan kira 75000, nominal yang tak sedikit. Bagaimana jadinya jika harganya terus menerus naik. Lebih banyak uang yang kau sia – siakan.

Dari segi agama. Bagaimana hukum agama mengenai rokok? Kubaca ia di sebuah majalah. Check this out.


~~~
Apa hukum jual beli rokok? Masalah ini sangat berkaitan dengan hukum rokok itu sendiri.
Tidak diragukan lagi bahwa rokok hukumnya haram berdasarkan beberapa dalil berikut :
1.     Firman Allah Subhanahu wa ta'ala
“dan dia (Rasul) menghalalkan yang baik bagi mereka serta mengharamkan bagi mereka segala sesuatu yang buruk." (QS. Al-A’raf : 157)
Rokok termasuk hal yang buruk dan membahayakan diri sendiri dan orang lain.

2.     Firman- NYA
“Dan janganlah kamu jatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS Al Baqarah : 195)
Rokok mengakibatkan penyakit yang bisa membinasakan seperti kanker, penyakit paru – paru dan lain sebagainya.

3.     Firman – NYA
“Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah terhada kalian maha menyayangi.” (QS. An – Nisa : 29)
Rokok bisa membunuh penghisapnya secara perlahan – lahan.

4.     Firman – NYA
“ Dosa keduanya (minuman keras dan judi) lebih besar dari pada manfaatnya.” (QS. Al Baqarah : 219)
Rokok lebih besar bahayanya daripada manfaatnya, baik bagi dirinya sendiri ataupun orang lain.

5.     Firman- NYA
“Janganlah menghambur – hamburkan (hartamu) dengan boros. Sesungguhnya pemborosan itu adalah saudaranya setan.” (QS. Al Isra : 26-27)
Membeli rokok merupakan pemborosan, dan pemborosan termasuk perbuatannya setan.

6.   Rasulullah bersabda :
“ tidak boleh membahayakan diri sendiri ataupun orang lain.” [HR. Ibnu Majah 2/784, al Baihaqi 10/133, Ahmad 1/313, Daraquthi 4/228, al Hakim 2/57, dan beliau mengatakan shahih menurut syarat Imam al Bukhari Muslim dan disepakati oleh Imam adz-Dzahabi]
Merokok dapat si perokok maupun orang lain.

7.   Sabda Nabi :
“Allah membenci untukmu perbuatan menyia – nyiakan harta.” [HR. al Bukhari, Muslim]
Merokok adalah menyia – nyiakan harta dan dibenci Allah karena membelanjakan harta pada sesuatu yang tidak bermanfaat.

8.    Hadits Nabi :
“perumpamaan kawan duduk yang baik dengan kawan duduk yang jelek ialah seperti pembawa minyak wangi dengan peniup api (tukang pandai besi).” [HR. al Bukhari, Muslim]
Perokok adalah kawan duduk yang jelek yang meniup api yang bisa membakar orang di sekitarnya ataupun menyebabkan bau yang tidak sedap.

9.   Sabda Rasululah :
“barangsiapa menghirup (meminum) racun hingga mati maka racun itu akan berada di tangannya lalu dihirupkan selama – lamanya di neraka jahannam.” [HR. Muslim]
   Rokokmengandung racun (nikotin) yang membunuh penghisapnya perlahan – lahan dan menyiksanya. 

10.  Sabda Rasulullah :
“barang siapa makan bawang putih atau bawang merah, hendaknya menyingkir (menjauh) dari kita, menjauhi masjid kami dan duduklah di rumah.” [HR. Al – Bukhari, Muslim]
Rokok lebih busuk baunya daripada bawang putih ataupun bawang merah. Setelah ini semua, masihkah ada yang bersikukuh mengatakan bahwa rokok halal atau hanya sekedar makruh?
 
Sumber : artikel “Barang Haram, Menjualnyapun Haram” oleh Ust. Ahmad Sabiq. Majalah al Mawaddah vol. 49 rabi’ul akhir 1433 H, Februari – Maret 2012, halaman 21-22.
Wallahu ‘alam.
~~~

Wahai kawan, jangan sia – siakan kesehatanmu. Gunakan sebaik – baiknya. Sedikit – sedikit cobalah untuk menguranginya. Hingga kau bisa menghentikannya. Bagi yang memang tidak merokok, berbahagialah, dan tetaplah demikian. 

Jangan merokok karena ini adalah perintah Rabb kita dan juga Rosul kita.

Tidak ada komentar: